Selasa, 15 Februari 2011

Apa Itu Learning Theory

Learning Theory merupakan upaya untuk mendeskripsikan bagaimana manusia belajar, sehingga membantu anda untuk memahami proses inhern yang kompleks dari belajar. Ada tiga teori belajar, yaitu Behaviorisme, Kognitivisme dan Konstruktivisme. Pada dasarnya teori pertama dilengkapi oleh teori kedua dan seterusnya, sehingga ada varian, gagasan utama, ataupun tokoh yang mungkin tidak dapat dimasukkan dengan jelas termasuk kedalam teori yang mana, atau bahkan dapat menjadi teori tersendiri. Namun hal ini tidak perlu kita perdebatkan. Yang lebih penting untuk kita pahami adalah teori mana yang baik untuk diterapkan pada kawasan tertentu, dan teori mana yang sesuai untuk kawasan lainnya. Pemahaman semacam ini penting untuk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.

Teori Behaviorisme merupakan pendekatan dalam psikologi yang didasarkan atas proposisi (gagasan awal) bahwa perilaku dapat dipelajari dan dijelaskan secara ilmiah. Dalam melakukan penelitian, behavioris tidak mempelajari keadaan mental tetapi bagaimana pemahaman terhadap kejadian-kejadian di lingkungan untuk memprediksi perilaku seseorang, bukan pikiran, perasaan, ataupun kejadian internal lain dalam diri orang tersebut. Fokus behaviorisme adalah respons terhadap berbagai tipe stimulus. Teori Kognitivis mengalihkan perhatiannya pada ‘otak manusia’. Mereka berpendapat bagaimana manusia memproses dan menyimpan informasi sangat penting dalam proses belajar. Teori Konstruktivisme lebih menjelaskan bagaimana berlangsungnya pembelajaran yang ideal, tanpa memandang apakah pembelajar memanfaatkan pengalamannya untuk memahami materi atau tidak. Teori konstruktivisme lebih menekankan kepada learning by doing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar